Selasa, 21 September 2021

Inilah yang Anda Cari, Cara Membuat Pupuk Organik Cair Terbaik Dengan Mudah

 

Cara buat pupuk organik

Pupuk Organik berasal dari penguraian bahan-bahan organik di alam seperti kotoran hewan dan tanaman. Anda bisa coba buat sendiri, ikuti cara membuat pupuk organik menggunakan bahan-bahan berikut. Bentuk pupuk organik dapat berupa padat atau cair. Ini tergantung pada bahan, pengolahan, dan tujuan pengolahannya.

Jenis pupuk ini mempunyai banyak keuntungan. Pupuk organik berguna untuk menjaga kesuburan tanah dalam waktu yang lama, jadi tanaman yang ditanam di tanah tersebut dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Pupuk organik juga ramah lingkungan, dapat meningkatkan aktifitas mikroorganisme yang ada di dalam tanah, dan dapat meningkatkan kemampuan tanah menyerap air.

Dari beberapa kegunaan pupuk organik tersebut kiranya membuat Anda tertarik untuk memakainya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa memanfaatkan cara membuat pupuk organik dari kotoran hewan berikut ini.

Anda dapat memilih membuat pupuk organik dari kotoran hewan. Di sekitar Anda, ada kotoran hewan apa? Jika sapi, berikut cara membuat pupuk organik dari kotoran sapi.

Bahan pembuatan pupuk organik yang diperlukan:

  • Kotoran sapi sebanyak 200 kg (bisa disesuaikan dengan kebutuhan)
  • Arang sekam yang sudah dibakar secukupnya
  • Jerami yang sudah dibentuk kira-kira 10 cm (secukupnya)
  • 20 liter air
  • 5 sendok makan EM4
  • Dedaunan secukupnya atau menggunakan bubuk gergaji
  • 5 sendok makan gula pasir

Langkah pembuatan pupuk organik ialah sebagai berikut.

  • Siapkan dulu media pembuatan pupuk dan tempatkan kotoran di tempat yang sejuk tanpa terkena sinar matahari langsung atau tetesan air hujan.
  • Jika sudah ditempatkan di media pembuatan pupuk, buatkan larutan dekomposer dari campuran EM4, gula, dan air.
  • Campurkan kotoran sapi dengan arang sekam dan aduk sampai rata
  • Taburkan dekomposer ke kotoran sapi yang sudah dicampur dengan arang sekam secukupnya dan aduk sampai rata
  • Taburkan jerami, dedak, dedaunan atau bubuk kayu sampai dua lapis.
  • Setelahnya siram dengan dekomposer yang masih tersisa
  • Setelah itu, tutup rapat bahan-bahan tersebut dengan jerami atau bisa juga karung goni
  • Aduk adonan pupuk sampai merata di hari kedua dan tutup kembali rapat-rapat
  • Cek secara berkala hasil adonan. Caranya, sentuh dengan tangan. Kalau terasa panas ketika mengaduk adonan, berarti pupuk belum siap untuk digunakan, ini tanda bahwa proses pemasakan masih berlangsung.
  • Cek kembali sampai kemudian dirasa dingin, ini berarti pupuk organik dari kotoran sapi sudah siap untuk digunakan.

Demikian cara buat pupuk organik cair dengan kotoran sapi.  Jika Anda ingin mempunyai Pupuk Organik yang cocok untuk tanaman dan dapat meningat kan hasil pertanian, maka anda bisa menggunakan Pupuk Agrodyke. Semoga bermanfaat untuk pertanian Anda.

sumber : suara.com


cara membuat pupuk organik untuk lada,cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga,cara membuat pupuk organik mudah,cara membuat pupuk organik mol,cara membuat pupuk organik mp4,cara membuat pupuk mkp organik,cara membuat pupuk magnesium organik,cara membuat pupuk mikro organik,cara membuat pupuk organik cair mol,cara membuat pupuk organik nano

Read More

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pembuatan Pupuk Organik

Alur Pembuatan Pupuk Organik
Alur Pembuatan Pupuk Organik Cair

 

Sekarang ini banyak sekali ditemui bermacam produk pupuk organik di pasaran baik dalam bentuk padat berupa serbuk, granul, remah, pellet maupun cair. Sejalan dengan perkembangan gaya hidup dimana masyarakat telah mulai mencari bahan pangan seperti sayuran organik sehingga permintaan akan pupuk organik telah dirasakan. Untuk menjamin kualitas pupuk organik yang beredar, maka Kementerian Pertanian telah mengeluarkan Kepmentan No 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal (PTM) Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.

Badan Litbang Pertanian selaku lembaga penelitian telah dapat menghasilkan produk-produk pupuk organik yang berkualitas. Disamping itu Badan Litbang Pertanian telah aktif dalam mendiseminasikan dan menyediakan panduan teknis produksi agar pupuk organik yang dihasilkan memenuhi syarat mutu pupuk organik. Pupuk organik diyakini memiliki berbagai keunggulan seperti yang disampaikan oleh Dr. IGM Subiksa, peneliti senior Balai penelitian Tanah, BBSDLP, Badan Litbang Pertanian pada kesempatan webinar “Pembuatan Pupuk Organik” di pertengahan Juni 2020. Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si menyampaikan dukungannya terhadap peran serta Balitbangtan dalam menghasilkan produk-produk pupuk organik yang teruji kualitas dan efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas tanaman.

Subiksa memaparkan beberapa keunggulan dari pupuk organik yaitu :

  1. PO mengandung unsur hara makro dan mikro yang lebih lengkap dibandingkan pupuk anorganik, yang dilepaskan perlahan dan kontinyu sehingga menghindari keracunan dan defisiensi hara.
  2. Pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik tanah, lahan kering menjadi lebih gembur dan lahan sawah tanahnya bisa lebih lembut. Struktur tanah lebih mantap dan stabil untuk pergerakan air dan partikel udara dalam tanah yang penting untuk aktivitas mikroorganisme dan pertumbuhan akar.
  3. PO dapat menstimulasi aktivitas mikroorganisme tanah yang memproduksi pitohormone pertumbuhan dan senyawa pengikat partikel tanah sehingga struktur tanah lebih baik.
  4. Kualitas tanaman yang menggunakan pupuk organik dapat lebih bagus sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit, tanaman juga lebih sehat untuk dikonsumsi.
  5. Sebagai agen hayati pengedali HAMA (biocontrol agent/immunomodulator).
  6. Sebagai biofertilizer (pupuk bio/bakteri yang 100% organik dan ramah lingkungan)
  7. Sebagai bioremediasi tanah tercemar (bioremediation/soil detoxification).

Selaku inventor pupuk, Subiksa juga berbagi informasi terkait tahapan awal yang harus dipersiapkan untuk pembuatan pupuk organik yaitu sebagai berikut :

  1. Penyiapan bahan baku, konsistensi dalam pemilihan bahan baku sangat penting agar hasil yang didapat juga konsisten.
  2. Penggunaan bahan pengkaya. Penambahan bahan pengkaya bertujuan supaya efektivitas, manfaat pupuk menjadi tinggi untuk pertumbuhan tanaman. Bahan pengkaya C organik dapat berasal dari bahan humat, molases dan bubuk arang; pengkaya hara berasal dari Fosfat alam dan tankos sawit; pengkaya mikroba (pengikat N, pelarut P, perombak bahan organik dsb); pengkaya hormone pertumbuhan (GA, Auksin dan lain-lain)
  3. Bahan perekat (binder), dalam pembuatan pupuk organik granule dibutuhkan agen pengikat saat proses aglomerasi. Binder bisa berbentuk padat maupun cair. Binder berbentuk padat dapat menggunakan brown clay atau kapur, sedangkan binder cair dapat menggunakan molases.

“Bahan-bahan campuran pupuk organik yang ditambahkan pada pembuatan pupuk organik harus bersinergi positif sehingga dapat meningkatkan kualitas pupuk organik’ ujar Subiksa.

Diperlukan beberapa sarana yang memadai dalam pembuatan pupuk ini. Misalnya saja dalam pembuatan pupuk organik setidaknya kita membutuhkan peralatan diantaranya penghancur/crusher yang berfungsi menghancurkan bahan yang kasar, pengering/flatbed dryer sebagai alat bantu pengeringan terutama jika tidak ada sinar matahari, pengayak/rotary sceener, timbangan untuk formulasi agar mendapatkan formula pupuk yang konsisten, dan mixer untuk mencampur bahan-bahan pupuk agar homogen. Tahapan terakhir ialah proses quality control (QC) biasanya menggunakan Perangkat Uji Pupuk Organik (PUPO) yang merupakan salah satu produk unggulan Balai Penelitian Tanah.

Dr. IGM Subiksa juga memaparkan tentang proses produksi pupuk organik padat granul. “Secara umum pembuatan pupuk organik padat granul dari pemilahan sampai penghancuran relatif sama dengan pembuatan pupuk organik remah, hanya pada poin-poin tertentu menjadi sangat krusial, misalnya proses pengeringan supaya dapat menghancurkannya lebih halus” ujar Subiksa. Bahan organik yang telah dicampur lalu digranulasi dengan menambahkan binder agar pupuk tidak mudah hancur. Setelah itu dikeringkan dan diayak kembali akan dihasilkan pupuk organik granul yang siap kemas dan memenuhi syarat mutu yang ditetapkan.

Dalam proses pembuatan pupuk organik granul, proses pengeringan adalah proses yang sangat penting. Bila kadar air pupuk organik tidak mencapai 8-15% maka bahan-bahan organik tidak akan hancur. Penghalusan juga penting dilakukan agar mendapat butiran kompos yang halus dengan diameter 0,5 mm. Bahan binder harus dihancurkan dengan minimal lolos ayakan 80 mesh. Penghancuran berfungsi untuk memudahkan proses granulasi dan mendapatkan kualitas pupuk yang homogen.

Selain mengetahui proses produksi pupuk organik yang tepat, produsen pupuk yang ingin memasarkan produknya harus terlebih dahulu memiliki izin edar. Proses izin edar ini diperoleh dari Kementerian Pertanian jika produk pupuk yang akan dipasarkan telah melewati berbagai tahapan yang telah ditentukan. Izin edar yang diperoleh untuk satu merk pupuk organik berlaku selama 5 tahun dan bisa diperpanjang dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Dengan memproduksi pupuk organik yang berkualitas, maka kita ikut berperan dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan. (KZ, LP, AFS).

Dalam hal ini Pupuk Organik Agrodyke adalah salah satu pupuk organik yang telah memiliki Izin edar, dengan Nomor Izin Departemen Pertanian : G161/ Organik/ PPI/ XI/ 2007, Selengkapnya bisa dilihat disini

Alur Pembuatan Pupuk Organik Padat
Alur Pembuatan Pupuk Organik Padat


sumber : balittanah.litbang.pertanian.go.id


membuat pupuk mikro organik,pembuatan pupuk organik cair menggunakan bioaktivator biosca dan em4,cara membuat pupuk organik menggunakan em4,cara membuat pupuk organik mudah,cara membuat pupuk organik mol,membuat pupuk organik nitrogen,pembuatan pupuk organik dari nasi basi,membuat pupuk n organik,membuat pupuk non organik,cara membuat pupuk organik nano

Read More

Terbukti Berhasil, Inilah Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras Yang Benar

 

Air cucian beras untuk pupuk
Mengelola air cucian beras menjadi pupuk

Ketika mencuci beras, sebagian besar orang akan membuang air bekas cucian beras ke dalam lubang wastafel cuci piring sebab dianggap tidak lagi perlu. Padahal, air bekas cucian beras mempunyai kegunaan yang sangat bagus untuk tanaman ataupun tumbuhan lainnya. Air cucian beras dapat menjadi bahan pupuk organik cair atau disingkat POC. Air cucian beras sangat bermanfaat bagi dunia pertanian organik karena ada beberapa faktor.

Air cucian beras ialah bahan yang sangat bagus untuk digunakan dalam membuat MOL atau Micro Organisme Lokal. Air cucian beras juga bisa secara langsung digunakan sebagai pupuk organik cair untuk dikocorkan pada tanaman yang ada di kebun atau di halaman rumah. Pemakaian air beras sebagai pupuk organik cair bisa dilakukan karena air beras memiliki kandungan seperti protein, karbohidrat, lemak serta unsur-unsur hara dan zat perangsang tumbuh yang sangat bermanfaat untuk tanaman. Zat perangsang tumbuh yang ada pada air beras ialah Vitamin B1 atau thiamin, yang dapat memacu perpanjangan akar tanaman.

Unsur-unsur hara yang cukup lengkap pada air beras bisa memacu pertumbuhan tanaman menjadi subur, pembungaan dan pembuahan bisa berlangsung lancar, serta tanaman bisa berproduksi sesuai yang diharapkan.

Tiap tanaman memiliki waktu yang beragam untuk bisa berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan dapat langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya. Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya ialah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.

Pupuk organik dari air cucian beras
Pembuatan POC dari air cucian beras cukup sederhana. Cukup dengan mencampurkan 1 liter air cucian beras (leri) pertama dengan EM4 dan tetes tebu (gula putih) masing – masing sebanyak 1 tutup botol lalu difermentasi selama 1-2 minggu.

Pupuk yang dibuat diatas mengandung unsur hara dominan P & K, cocok untuk tanaman hias berbunga maupun tanaman buah / umbi yang sudah memasuki vase berbunga dan berbuah.

Setiap satu liter pupuk organik cair dari air cucian beras harus dicampur dengan 5 - 10 liter air, boleh ditambah bila dirasa terlalu pekat.

Siramkan pupuk organik cair dari air cucian beras yang telah dicairkan dengan air bersih ke tanaman dengan dosis disesuaikan dengan jenis tanaman dan tingkat kesuburan tanah.

Asalkan disimpan di tempat yang tertutup rapat, tidak terkena sinar matahari langsung dan diletakkan pada suhu ruangan, pupuk organik cair dari air cucian beras ini dapat bertahan hingga 6 bulan.

Demikianlah cara Membuat pupuk Organik Cair dari air cucian beras, jika anda ingin mendapatkan Pupuk Organik Multifungsi yang bisa digunakan sebagai pupuk tabur maupun pupuk cair, anda bisa mencoba Pupuk Organik Agrodyke, penjelasan lengkap tentang Pupuk Agrodyke bisa dilihat disini 


membuat pupuk dari air cucian beras,pupuk organik dari air cucian beras,pupuk cair dari air cucian beras,pupuk organik cair dari air cucian beras,cara buat pupuk dari air cucian beras,cara bikin pupuk dari air cucian beras,pupuk cair air cucian beras aquascape,pupuk organik cair air cucian beras


Read More

Rabu, 31 Oktober 2018

Cara Cerdas Pemupukan Kol/Kubis Agar Sukses

Dalam bududaya tanaman kol pemilihan Pupuk kol, Pupuk buat kol, Pupuk susulan kol, Pupuk daun kol, Dosis pupuk kol, Pupuk bunga kol, Dosis pupuk bunga kol yang Tepat sangat penting.



Kol ialah salah satu jenis Sayur Sayuran sehat yang memiliki harga ekonomis yang cukup baik dibandingkan dengan Lombok. Kol ini sendiri ialah sayuran yang tumbuh langsung tanpa batang tanaman dari tanah yang hampir menyerupai Brokoli. Oleh karena itu, Anda memerlukan perawatan khusus untuk penanaman sayuran tersebut. Untuk menanam kol agar mendapatkan panen yang baik tidak mudah. Anda harus telaten dan selalu merawat tanaman Anda dengan baik. Kol dapat menjadi salah satu bisnis menjanjikan jika Anda bisa menanamnya dengan baik sebagai budidaya. Jadi, Anda akan mengahasilkan keuntungan besar dengan proses pembudidayaan yang benar. Lalu.
Selain perlu memperhatikan cara budi daya penanaman yang benar anda perlu juga memperhatikan dalam pemilihan pupuk yang tepat. Pupuk Organik AGRODYKE adalah pupuk yang tepat dalam budidaya Kol/Kubis.

Manfaat Pupuk Organik AGRODYKE untuk tanman Holtikultura :

  1. Mempercepat pertumbuhan tanaman serta menambah kesuburan tanah.
  2. Mengaktifkan mikroba dalam tanah.
  3. Mengurangi penggunaan pupuk tunggal / pupuk konvensional sampai 40%
  4. Meningkatkan perkembangan bunga, buah dan daun.
  5. Meningkatkan hasil panen sampai dengan  20%.
  6. Ramah lingkungan bagi tanah, air, udara dan lingkungan hidup lainnya.
Berilut cara pemupukan Kol/kubis dengan Pupuk Organik AGRODYKE :

PEMUPUKAN DASAR
10 hari setelah tanam lakukan pemupukan dasar, campurkan secara merata 2 kg AGRODYKE + 100 Kg urea, lalu ditaburkan disepanjang bedengan.

PENYEMPROTAN
1 minggu kemudian lakukan penyemprotan dengan AGRODYKE dengan dosis 2 sendok (40 gr)/15 liter air. Penyemprotan selanjutnya setiap 7 hari

Itulah cara Pemupukan Kol yang perlu anda lakukan, Jika anda ingin konsultasi seputar AGRODYKE silahkan hubungi kami di 0821 2259 5083
Atau kunjungi Web kami DISINI




Read More

TELAH TERBUKTI Pupuk Organik terbaik Untuk Tanaman Cengkeh

INILAH Pupuk tanaman cengkeh, Pupuk tanaman cengkeh terbaik, Pupuk tanaman cengkeh yang baik, Pupuk tanam cengkeh, Pupuk buat tanaman cengkeh, Dosis pupuk tanaman cengkeh, Pupuk alami untuk tanaman cengkeh, Aplikasi pupuk pada tanaman cengkeh, Pupuk organik buat tanaman cengkeh, Pupuk perangsang buah pada tanaman cengkeh YANG SUDAH TERBUKTI KHASIATNYA



CENGKEH ialah hasil tanaman yang banyak dihasilkan di daerah banda aceh. Cengkeh ialah bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Tanaman ini merupakan tanaman asli indonesia,  banyak dipakai untuk bumbu masakan pedas di negara eropa dan sebagai bahan utama rokok kretek khas indonesia.

Lahan yang cocok ditanami pohon cengkeh adalah tanah yang gembur mengandung  dan dalamnya pun kurang lebih 2 meter dari permukaan tanah, selain itu tanah yang ditanami pohon cengkeh harus mempuyai drainase / pembuangan air yang bagus.

Faktor iklim tidaklah berpengaruh untuk tanaman cengkeh. tetapi meskipun begitu tanaman cengkeh mempunyai keistimewaan tersendiri bila ditanam didaerah yang berstruktur / suhu rata rata antara 65 derajat sampai 85 derajat perharinya.

Daerah yang paling cocok untuk tanaman cengkeh ialah daerah yang tinggi antara 600 sampai 900 meter dari permukaan laut, Tetapi cengkeh juga dapat tumbuh dengan baik di daratan rendah dekat pantai laut, dengan catatan bawah air tanah di bawah 2 meter dari permukaan.

PUPUK ORGANIK AGRODYKE PUPUK TERBAIK UNTUK CENGKEH
Pupuk Agrodyke ialah teknologi pupuk organik yang di rancang khusus untuk pembuahan tanaman khususnya tanaman cengkeh. Pupuk Agrodyke adalah nutrisi lengkap untuk tanaman buah untuk tanaman cengkeh dan tanaman buah lainnya dibuat dari bahan alami organik pilihan yang terjamin khasiatnya.

MANFAAT PUPUK AGRODYKE UNTUK TANAMAN CENGKEH
  1. Menggemburkan tanah dan mengaktifkan mikro-organisme dalam tanah
  2. Mampu memperbaiki batang dari serangan hama penggerek batang
  3. Menormalkan kembali kulit yang kering menjadi hijau
  4. Meningkatkan produksi buah Cengkeh
  5. Hasil buah Cengkeh memenuhi mutu Standar Nasional Indonesia ( SNI )
Jika Anda Ingin Konsultasi seputar Pupuk Agrodyke, Silahkan hubungi 0821 2259 5083
Atau kunjungi kami juga DISINI





Read More

Selasa, 23 Oktober 2018

Bagaimana Aplikasi Pupuk Daun Padi yang Tepat?


INILAH CARA APLIKASI Pupuk daun padi, Pupuk daun padi terbaik, Pupuk daun padi paling bagus, Pupuk daun padi yang bagus, Pupuk daun padi alami, Pupuk daun padi cair, Pupuk daun padi bunting, Pupuk daun padi organik, Pupuk daun padi kuning, Pupuk daun tanaman padi,

Pupuk daun (foliar fertilizer) adalah istilah untuk pupuk yang cara penggunaannya dilakukan dengan penyemprotan ke bagian daun. 
Aplikasi pupuk daun mempunyai 3 keunggulan yaitu: 
  1. Penyerapan unsur hara yang diberikan akan berlangsung lebih cepat, 
  2. Pupuk daun dapat mencegah kerusakan tanah lebih lanjut 
  3. Mempunyai kandungan hara yang lebih lengkap.

Tapi agar hasil aplikasi pupuk daun lebih efektif dan efisien maka harus memperhatikan kaidah-kaidahnya. Kaidah atau petunjuk yang perlu diperhatikan pada saat aplikasi pupuk daun ialah tepat teknik, tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu dan tepat dosis/konsentrasi.
a.Tepat Teknik
Aplikasi pupuk daun dilakukan dengan cara penyemprotan (spraying). Penyemprotan dilakukan hingga daun terlihat basah.
Pupuk daun pada aplikasinya dapat dilakukan bersamaan dengan aplikasi pestisida akan tetapi yang perlu diingat ialah jangan mixing (mencampur) pupuk daun dengan pestisida yang menggunakan zat perekat..!
Dampak yang timbul dari perlakuan tersebut ialah, pupuk daun yang telah di semprotkan tadi akan lengket serta tidak dapat diserap oleh tanaman. Disamping  itu, pupuk daun tersebut akan menyerap air daun sehingga daun akan rusak seperti terbakar.

Sebaiknya gunakanlah Pupuk Organik Agrodyke, karena dengan mengunakan pupuk tersebut tidak perlu menggunakan Pestisida atau zat kimia lainnya, karena Pupuk organik Agrodyke merupakan pupuk serbaguna yang sangat cocok digunakan pada tanaman, Jika anda ingin tahu seputar Pupuk Agrodyke klik DISINI
b. Tepat Sasaran
Daun mempunyai mulut daun yang disebut stomata. Stomata terletak di bagian punggung daun. Oleh sebab itu supaya aplikasi pupuk daun tepat sasaran, maka saat penyemprotan, nozzle (alat semprot) diarahkan ke bagian daun yang menghadap ke bawah.
c. Tepat Jenis
Jenis pupuk daun yang akan digunakan disesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai. Jika bertujuan agar memacu pertumbuhan vegetatif maka pupuk daun yang dipakai ialah pupuk daun yang khusus untuk daun misalnya Gardena D (NPK 30-10-10) atau Gandasil D (NPK 20-15-15). *(D berarti daun, kemasan warna hijau).
Dan jika tujuannya untuk mensuplai tanaman menjelang pembungaan dan pembuahan maka digunakan Gardena B (NPK 6-32-35) atau Gandasil B (NPK 6-20-30). *(B berarti buah, kemasan warna merah).
Perhatian..perhatian…! Jangan menggunakan gandasil D atau gardena D pada tanaman yang berbunga karena akan mengakibatkan bunga akan rontok dan pertumbuhan vegetatifnya akan bertambah lama.
Jika anda ingin menghasilkan hasil buah yang lebih baik dan pertumbuhan tanaman yang bagus, gunakanlak Pupuk Organik Agrodyke, Pupuk mempunyai kelebihan dibanding pupuk lainnya, diantaranya adalah :
  • Menhasilkan beras sehat tanpa residu kimia, pestisida dan logam kimia
  • Nasi tidak cepat basi dan pulen


d. Tepat Dosis
Dosis yang dipakai harus sesuai petunjuk pada kemasan. Jika berlebihan akan menyebabkan daun terbakar. Nah, supaya lebih aman gunakan dosis di bawah rekomendasi tapi di sisi lain frekuensinya dipercepat. Seandainya dalam anjurannya diulang tiap 10 hari maka dipercepat tiap 7 hari sekali.
Jika anda menggunakan Pupuk Orgnik Agrodyke, caranya adalah sebagai berikut :
PENYEMPROTAN
  1. Pada 15 hari setelah tanam, semprotkan tanaman dengan dosis 5 sendok makan (100 gram) dari Agrodyke + 15 Liter air. Total Agrodyke untuk penyemprotan 1 hektare adalah 1 Kg.
  2. Pada 30 hari setelah tanam, semprotkan tanaman dengan dosis 5 sendok makan (100 gram) air Agrodyke + 15 Liter. Total Agrodyke untuk penyemprotan 1 hektare adalah 1 Kg.
  3. Pada 45 hari setelah tanam, semprotkan tanaman dengan dosis 5 sendok makan (100 gram) dari Agrodyke + 15 Liter air. Total Agrodyke untuk penyemprotan 1 hektare adalah 1 Kg.

e. Tepat Waktu
Waktu yang bagus pada saat aplikasi pupuk daun ialah pada pagi hari atau sore hari. Pagi hari sekitar 8-9 atau sore hari pukul 15.00 sampai magrib. Pada waktu tersebut stomata akan membuka dengan sempurna.
3 hal yang perlu diperhatikan terkait waktu aplikasi ialah jangan melakukan pada siang saat panas terik, pada malam hari atau sesaat  akan turun hujan.
1. Jangan dilakukan pada siang hari, sebab cuacanya panas sehingga berdampak pupuk daun akan banyak yang menguap sebelum terserap tanaman. Disamping itu, bekas pupuk yang airnya menguap tadi akan membuat efek daun seperti terbakar terutama pada pupuk yang higroskopis (mudah menyerap air).
Pada saat musim hujan, aplikasi pupuk daun lebih baik saat pagi hari, sebab biasanya kalau sore hari cuaca mendung dan kelembapanya tinggi sehingga cenderung memicu jamur.
2. Jangan menyemprot pada malam hari, karena pada malam hari stomata sedang menutup, otomatis pupuk daun tidak terserap oleh tanaman.
3. Jangan pula menyemprotkan jika ada tanda-tanda hujan akan turun. pupuk daun yang belum terserap akan tercuci oleh air hujan, sehingga hanya akan buang-buang biaya.
Jadi, secara praktis aplikasi pupuk daun sangat fleksibel sekali waktunya dan tergantung kondisi di lapangan. Anda bisa aplikasi pada saat tengah hari dengan catatan cuaca agak mendung dan tidak terik.
Nah sobat BT, itulah artikel tentang teknik atau cara aplikasi pupuk daun yang tepat, semoga artikel ini bermanfaat mendukung kinerja anda di lapangan tentunya.
Jika anda butuh konsultasi seputar Pupuk organik Agrodyke hubungi kami di 0821 2259 5083
Atau kunjungi kami DISINI

Read More

Panduan Lengkap Dosis Pupuk Agrodyke Untuk Tanaman Karet

Berikut Dosis pemakaian pupuk untuk karet, pupuk untuk karet produksi, pupuk untuk karet mati getah, pupuk untuk karet baru tanam, pupuk untuk karet unggul, pupuk untuk karet tua, pupuk untuk karet umur 2 tahun, pupuk untuk karet produktif, pupuk untuk karet tm, pupuk karet alami,



 PENABURAN
  • Campur rata-rata 6 Kg Agrodyke + 100 Kg Urea / NPK 
  • Tabur dengan dosis 250 gram per pohon Tabur 15-20 cm di sekitar pohon 
  • Lakukan Penaburan 2 kali per tahun 
  • Total Agrodyke adalah 12 Kg Agrodyke dan 200 Kg Urea per Ha / tahun  
PENYEMPROTAN
  • Spray untuk membendung sesuai dengan kisaran sprayer, mulai dari atas batang merata dengan dosis 6 sendok makan (120 gram) dari Agrodyke + 15 Liter air. 
  • Setelah penyemprotan membutuhkan 2 Kg Agrodyke per Hektar 
  • Lakukan penyemprotan 3 kali per tahun 
  • Total Agrodyke untuk penyemprotan adalah 6 Kg / Ha per tahun. 
CATATAN
  • Saat menyemprotkan batang, coba semprotan nosel yang dekat dengan batang 
  • 1 handsprayer (tangki) 15 L air dapat menyemprot 25 pohon karet (16 tangki / hektar) dengan kalibrasi konstan. 
  • Sebelum penyemprotan untuk membendung, Jika kulit kayu pecah sehingga harus dibersihkan 
  • Untuk penyemprotan pertama, gunakan dosis 8 sendok makan (160 gram) air Agrodyke + 15 L, setelah itu ikuti petunjuk di atas. 

Pupuk AGRODYKE mempunyai 5 manfaat yaitu : 
  1. Meningkatkan pertumbuhan produksi lateks. 
  2. Memperbaiki / Memulihkan pertumbuhan kulit batang dan bidang sadap ( Brown Bast ). 
  3. Memulihkan tanaman agar kembali sehat baik fisiologis maupun fisik.
  4. Menormalisir kembali tanaman karet yang produksinya sudah berhenti dalam kurun waktu 1 bulan 
  5. Memperpanjang masa usia produktif tanaman karet 
Berlaku untuk memperbaiki kondisi tanaman yang masih produktif dan sudah tidak produktif
Read More